Tips Lolos Beasiswa StuNed untuk Kuliah ke Belanda

By | January 1, 2016

Beasiswa StuNed sudah buka pendaftaran. Apa sih kriteria orang yang mereka cari? Tiap program beasiswa memiliki tujuan masing-masing sehingga aspek penilaian mereka juga berbeda.

Berikut saya tuliskan tips dari penerima beasiswa StuNed tahun 2010, Nur Febriani Wardi plus informasi dari sumber lainnya.

Cari Kelebihan Diri

Sebelum mengajukan beasiswa, ketahui kelebihan diri. Cari titik yang membuat kita berbeda (unik) dari pesaing lainnya.

Mencari potensi pribadi tidak hanya seputar prestasi akademik, olahraga, relawan, pengalaman organisasi, lomba, dan lain-lain. Cari juga dari sisi latar belakang keluarga kamu. Misal, dari daerah Indonesia Timur, wilayah konflik, atau kawasan prioritas pendidikan lainnya.

Posisi kamu sebagai perempuan bisa jadi nilai plus dalam meningkatkan kesetaraan gender. Contoh lain, berasal dari keluarga kurang mampu atau first generation, yaitu generasi pertama yang menempuh pendidikan tinggi dalam keluarganya (orang tua belum mengakses perguruan tinggi).

Menyesuaikan dengan Topik Prioritas

Bukan berarti jurusanmu harus sama dengan tema topik. Boleh mengambil program studi berbeda namun topik penelitiannya berkaitan dengan tema prioritas.

Pengalaman Menjadi Relawan

Sebagai pelaksana, Neso Indonesia mencari pribadi dengan prestasi akademik serta non-akademik yang brilian. Kandidat yang dicari adalah orang yang bisa bermanfaat bagi masyarakat.

Untuk itu, pengalaman berorganisasi, menjadi relawan, dan aktif di komunitas bakal jadi daya tarik tim seleksi. Panitia akan lebih tertarik pada inisiator kegiatan daripada orang yang hanya ikut-ikutan apalagi satu hingga dua kali saja.

Koneksi Internasional

Coba jalin pertemanan lintas-budaya hingga lintas-negara. Jika sudah punya pengalaman ini, sebutkan saja.

Salah satu cara menjalin koneksi internasional ialah dengan masuk ke dalam organisasi atau komunitas skala dunia. Beberapa kampus terhubung dengan organisasi semacam ini. Cara lain ialah mengikuti konferensi internasional.

Strategi Branding di Aplikasi Beasiswa StuNed

Baca Juga :  Tips Menentukan Kriteria dalam Memilih Beasiswa

Kumpulkan semua prestasi, karya yang terpublikasi atau menang lomba, berbagai program yang pernah kamu jalankan, dan lain-lain. Poin yang paling menjual dan paling berkaitan, cantumkan di motivation letter.

Poin tersebut juga harus dimasukkan ke dalam esai. Barulah prestasi lainnya dicantumkan dalam CV (curriculum vitae).

Kemampuan Bahasa Inggris

Syarat satu ini tidak bisa ditawar-tawar. Jika memang kemampuan bahasa Inggris kamu belum memenuhi standar, berjuanglah terus. Banyak cara belajar bahasa Inggris tanpa bayar mahal, misalnya dengan belajar otodidak dari internet atau buku-buku.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *