Pertanyaan Aneh Wawancara Beasiswa LPDP

By | December 22, 2015

Beasiswa LPDP nge-hits banget di Indonesia. Program ini salah satu jalan bagi putera-puteri negeri untuk mengenyam pendidikan pascasarjana baik di dalam maupun luar negeri. Nah, setelah lolos administrasi, peserta akan diseleksi lewat wawancara beasiswa.

Ada pertanyaan umum dalam wawancara beasiswa yang bisa jadi pijakan untuk latihan. Apa saja yang kita tulis dalam essay beasiswa bakal ditanya lagi saat berhadapan dengan interviewer. Namun, tiap orang akan mendapat pertanyaan spesifik. Ada yang mengagetkan dan terkesan kocak.

Penasaran? Cek pertanyaan aneh wawancara beasiswa LPDP yang bisa jadi kamu hadapi juga nanti.

  1. Sudah punya pacar belum?
  2. Kapan terakhir bersedih? Apa yang dilakukan untuk mengatasi kesedihan tersebut?
  3. Apa arti nama kamu? Apa kamu seperti namamu?
  4. Relevansi Pancasila saat ini (nah, pesertanya lupa isi Pancasila sampai disuruh ngulang pelajaran SMP).
  5. Apa kelebihan dan kekurangan kamu?
  6. Bagaimana cara mempertahankan nilai ke-Indonesiaan kita saat belajar ke luar negeri?
  7. Pertanyaan tentang keluarga dan hubungan sosial.

Selain pertanyaan aneh, ada juga instruksi menarik dari interviewer saat wawancara beasiswa LPDP:

  1. Menyanyi lagu daerah
  2. Menyanyi lagu nasional
  3. Menyebut Pancasila dalam Bahasa Inggris
  4. Diminta bermain gitar
  5. Diminta menari (karena dalam CV peserta tersebut pernah ikut organisasi tari)
  6. Diminta memperagakan cara menyelamatkan orang saat kondisi gawat darurat di jalan.

Pertanyaan berikut bisa terkait dengan latar belakang peserta atau studi yang ingin diambil.

  1. Sudah kerja belum? Kerja apa? Berapa gajinya? Jika sudah kuliah apa akan resign? Kalau masih kerja apa bisa bagi waktu?
  2. Organisasi mana yang paling membuat Anda meningkat?
  3. Kenapa ingin mengajar? Apa Anda optimis diterima di Perguruan Tinggi untuk mengajar?
  4. Jika ada talent scouting yang memberi tawaran pekerjaan lebih bagus dari pekerjaan saat ini, mana yang akan Anda pilih?
  5. Pertanyaan tentang NII, Syi’ah, dan Sunni, serta relevansinya jika saat ini ideologi di Indonesia diganti dengan Islam.
  6. Analisis beberapa konflik SARA.
  7. Pendapat Anda tentang isu dehumanisasi dan unemployment yang bisa terjadi jika robotika dikembangkan? (Pertanyaan ini sesuai dengan bidang studi peserta)
  8. Pandangan tentang pendidikan profesi, industri, dan kondisi dunia kesehatan di Indonesia (sesuai dengan bidang studi peserta).
Baca Juga :  Beasiswa untuk Peneliti Muda

Pertanyaan-pertanyaan semacam ini akan peserta temui di wawancara beasiswa LPDP karena, selain dua akademisi, salah satu interviewer adalah psikolog. Jika mendapat pewawancara yang latar pendidikannya sama dengan studi peserta, pertanyaan keilmuan bisa lebih dalam.

Intinya, perluas wawasan, jawablah setiap pertanyaan dengan jujur, yakinkan mereka bahwa kamu bisa, dan akan berkontribusi pada Indonesia.

*Artikel ini dibuat dari berbagai blog penerima beasiswa LPDP.


31 thoughts on “Pertanyaan Aneh Wawancara Beasiswa LPDP

  1. Tri wigiarti

    Saya ingin belajar untunk membangu negri, agar tidak ada pasien meninggal karena pertolongan yang lambat…time saving is live saving

    Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Yup kita perlu banget orang-orang seperti mbak tri. Semoga sukses ya mbak.

      Reply
  2. Gondrongkusumo

    Yah kirain ada tips buat ngejawabnya gataunya cuma pertanyaannya aja…

    Great info btw!

    Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Halo salam kenal. Kalo tips, umumnya di bagian bawah artikel itu bro, intinya kembali ke diri masing2 aja sih, dijawab apa adanya karena itu pertanyaan psikologis. Btw, makasih juga udah baca ya.

      Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Ga mutlak kok mas, kalo semacam praktik tari & gitar biasanya sesuai dengan CV. Kalo nyanyi lagu daerah atau nasional kayaknya kalo wawancara sudah mengarah ke nasionalisme. Tapi ga semua peserta diminta begitu.

      Reply
  3. fafa

    Di suatu link Facebook tulisannya pertanyaan jebakan, namun artikel sesungguhnya ternyata adalah pertanyaan aneh..
    Hmm.. menipu sekali..
    Kalau sudah begini, siapa yang harus dipersalahkan..?

    Reply
      1. Ilmiyatin Nurmalichatin

        Hahahaa… Lucu sekali mas Fafa ini. Pdhal penulis bilang ada pewawancara khusus psikologi juga. Hmm…iya bener tergantung sudut pandang, mbak. Kalau diliat dr sudut pandang psikologi ya g aneh

        Reply
  4. Sigit Pratama

    Kelemahan saya masih belum bisa menilai dan melihat diri saya sendiri. Tapi seorang psikologis yang membuatku sadar. Keyakinan hasil tak akan menghianati usaha. 😀

    Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Yup, pertanyaan kayak gitu cuma bisa dijawab dengan jadi diri sendiri. Semoga sukses ya.

      Reply
  5. dika

    wah klu suruh nyanyi susah juga itu wlu itu lagu kebangsaan. karena gak semua orang bisa nyanyi

    Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Tergantung, konteks wawancaranya ngetes pengetahuan apa ngetes kemampuan menyanyi.

      Reply
  6. Rei

    Wah Informasinya bermanfaat sekali, yah sedikit memberikan gambaran apa saja yang akan ditanyakan saat interview walaupun pertanyaan diataa tdk selalu mutlak bakal ditanyakan. yg penting sih be yourself ya.. hehee
    Makasih buat informasinya 🙂

    Reply
  7. Annese

    Yah saya pikir di artikelnya akan dijelaskan alasan di balik pertanyaan-pertanyaan tsb. Soalnya penasaran. Thanks for sharing this

    Reply
    1. Ummu Rahayu Post author

      Terima kasih juga sudah baca. Semua pertanyaan untuk melihat keseriusan, kesiapan, dan kepribadian pelamar.

      Reply
  8. maria imaculata w k

    terimaksih sharingnya, jadi ada gambaran sedikit tentang interviewnya..

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *