Mengenal Aplikasi Beasiswa Terpisah dan Tak Terpisah

Mengenal Aplikasi Beasiswa Terpisah dan Tak Terpisah

Ada berbagai macam proses pendaftaran program beasiswa, terlepas dari sistem online atau offline (paket pos). Proses pendaftaran beasiswa bisa berbeda dari umumnya. Itulah mengapa proses aplikasi setiap program beasiswa perlu diperhatikan. Kali ini saya ingin membagi informasi yang saya temukan tentang aplikasi beasiswa terpisah dan tak terpisah.

Proses Aplikasi Terpisah

Ini adalah cara melamar beasiswa yang umum kita ketahui. Biasanya, syarat beasiswa meminta peserta mendaftar dulu atau diterima dulu pada program studi yang dituju. Syarat pendaftaran kuliah akan berbeda dengan syarat pendaftaran beasiswa. Dengan demikian, kita harus mengajukan lamaran alias mengirim dokumen pada dua pihak yang berbeda, yaitu institusi pendidikan dan penyelenggara beasiswa.

Proses ini juga membedakan antara negara yang satu dengan lainnya. Contohnya, beberapa beasiswa dari Belanda di Indonesia khusus diproses melalui Orange Tulip Scholarship, Nesso Indonesia. Contoh lain, AMINEF untuk beberapa beasiswa Amerika, dan DAAD Jakarta untuk Jerman. Kalau dalam negeri, proses aplikasi beasiswa LPDP. Ada juga proses aplikasi yang harus dikirim langsung oleh pihak kampus atau sekolah asal peserta.

Proses Aplikasi Tak Terpisah

Beberapa program beasiswa diberikan atau bekerja sama langsung dengan institusi pendidikan. Proses aplikasi tak terpisah di sini adalah proses pendaftaran beasiswa yang sama dengan pendaftaran kuliah. Aplikasi dikirimkan ke satu tujuan yang sama, biasanya ke institusi pendidikan tersebut. Beberapa program memberi batas tanggal khusus bagi yang ingin dipertimbangkan untuk beasiswa. Misalnya, batas pendaftaran kuliah pada 30 Februari maka peserta yang ingin dipertimbangkan untuk beasiswa tertentu harus melakukan pendaftaran kuliah pada tanggal 30 Januari. Jika mendaftar kuliah lebih dari itu maka calon mahasiswa tidak termasuk kriteria beasiswa.

Baca Juga :  Tips Kuliah untuk Generasi Pertama di Keluarganya

Program beasiswa ini menjanjikan pembebasan biaya kuliah atau tunjangan dana lainnya untuk peserta potensial. Calon mahasiswa yang memenuhi kriteria otomatis dipertimbangkan untuk menerima beasiswa tertentu. Misalnya, kriteria prestasi akademik, non-akdemik, latar belakang sosial, negara asal, dan lain-lain.

Ada juga sistem pendaftaran satu pintu tapi peserta harus memberi keterangan pada formulir untuk melamar beasiswa tertentu. Salah satu caranya, pelamar tinggal menandai saja dari berbagai pilihan beasiswa pada formulir pendaftaran program studi.

Kadang, pada informasi beasiswa ada keterangan bahwa pelamar tidak dapat mengirim aplikasinya secara langsung kepada penyelenggara beasiswa, tapi melalui sistem pendaftaran universitas. Jika peserta tidak melakukan prosedur melamar beasiswa pada proses pendaftaran kuliah maka aplikasi dianggap gagal.

Sistem aplikasi beasiswa bisa saja perpaduan dari semuanya itu. Proses pada tiap program beasiswa akan lebih spesifik. Karena itu, pelajari dengan teliti proses pendaftarannya.

Tags: #aplikasi beasiswa #tips beasiswa

author
Author: 
Penulis lepas genre fiksi & nonfiksi.
Deposit Visa untuk Kuliah di Jerman
Ada hal yang sering terlewatkan di benak
Pastikan 4 Hal Ini Sebelum Mengurus Visa Pelajar di Jerman
Punya mimpi kuliah di Jerman? Kamu harus
[mashshare]

Leave a reply "Mengenal Aplikasi Beasiswa Terpisah dan Tak Terpisah"

Must read×

Top