Lulus Telat? Bisa Dapat Beasiswa Kok!

By | January 5, 2016

Alhamdulillaahhh saya temukan juga artikel amat menginspirasi dari ibu Mira Shartika, penerima Australian Development Scholarship (ADS). Sebuah kabar gembira bagi mereka yang telat lulus (jauh dari 4 tahun), bisa dapat beasiswa.

Asal tahu aja nih, beasiswa umumnya tidak menyebut syarat jangka waktu kelulusan, tapi kita saja yang pesimis. Masih belum percaya? Berikut cerita Bu Mira tentang keberhasilannya kuliah S2 di Australia dengan ADS.

Kemampun Akademik Biasa Saja

Seorang ibu satu ini mengaku, sejak SD kemampuan akademiknya biasa saja. Malah, saat masuk S1 dulu nilainya tidak cukup untuk masuk jurusan yang ia inginkan. Setelah mengambil jurusan lain lalu tes transfer, ia baru bisa menyelami bidang kesukaannya.

Awalnya, beliau amat ragu dengan kemampuannya melamar beasiswa. Prestasi akademik dan pengalaman organisasinya minim, ditambah lagi lulus telat.

Lulus Sarjana 6 Tahun

Tantangan hidup membuat ia harus bekerja sambil kuliah. Karena itu, studinya sempat keteteran sehingga tidak bisa lulus normal (4 tahun).

Di jurusan baru (setelah transfer), ia baru bisa lulus 6 tahun. Ditambah dengan masa studi di jurusan sebelumnya, Bu Mira meraih gelar sarjana dalam 7 tahun.

Terbukti Gagal

Pada percobaan pertama melamar ADS, beliau gagal. Namun, ini bukan jawaban final atas usahanya. Ia pun tetap optimis dan mendaftar lagi.

Kali kedua, ia sampai pada tahap wawancara beasiswa ADS, namun hasilnya ditolak lagi, padahal IELTS-nya sudah memenuhi syarat. Menurut beliau, saat itu ia sangat tidak percaya diri sehingga terlihat oleh pewawancara.

Akhirnya Berhasil

Tahun ketiga, beliau mendaftar lagi di program yang sama (ADS). Kali ini ia menebalkan percaya diri dan harus memiliki aura meyakinkan begitu masuk ke ruang wawancara.

Baca Juga :  Kepanikan Peserta Beasiswa LPDP yang Harus Kamu Antisipasi - Part 1

Saat menjalaninya, ia tidak peduli akan berhasil atau tidak. Yang penting, yakinkan pewawancara bahwa ia adalah kandidat yang pantas menerima beasiswa tersebut.

Apa Rahasianya?

Dari sini kita belajar bahwa kegigihan dan rasa percaya diri dapat mengalahkan IPK dan pengalaman organisasi yang tinggi. Menurut Bu Mira, nilai plus yang membuat ia berhasil di tahap wawancara adalah jawaban optimis sehingga tim seleksi yakin ia bisa menjalani proses belajar di negeri orang.

Tips Mencari Beasiswa Sesuai Potensi Diri

Tuh kan, tidak perlu pesimis dengan IPK yang terlanjur biasa. Ini karena ada macam-macam beasiswa. Ada yng untuk prestasi memang, ada juga yang untuk prestasi non-akademik, atau latar belakang lainnya seperti wanita dari daerah tertinggal, rawan konflik, generasi pertama, dan sebagainya.

Sebelum mengajukan beasiswa, ketahui dulu kelebihan diri sendiri baik dari prestasi, latar belakang, dan cita-cita kamu di masa depan. Setelah itu, tinggal pilih program beasiswa apa yang sesuai dengan kemampuan kamu. Ingat, baca baik-baik persyaratan dan visi-misi penyelenggara beasiswa.

6 thoughts on “Lulus Telat? Bisa Dapat Beasiswa Kok!

  1. winda efriyani

    bagaimana caranya untuk daftar beasiswa ini???mhn infonya donk??

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *