Inspirasi Beasiswa: PRT Filipina dan Indonesia Dapat Beasiswa (1)

By | November 23, 2015

Inspirasi beasiswa kali ini datang dari dua orang Pembantu Rumah Tangga (PRT), sebuah profesi yang kerap dipandang sebelah mata. Beberapa hari yang lalu, dunia internasional mengabarkan domestic worker atau PRT asal Filipina mendapat beasiswa fotografi. Indonesia juga punya sosok inspiratif serupa, yaitu seorang PRT berprestasi yang ditawari beasiswa S2.

Ditilik dari kisahnya, kedua PRT ini cukup beruntung karena punya majikan yang mendukung kegiatan mereka. Bos Bacani memberi pinjaman untuk beli kamera, sedangkan bos Darwanti merelakan sebagian waktu asisten rumahnya untuk kuliah. Namun, paling utama, mereka punya kemauan tinggi dan usaha keras. Berikut cerita suksesnya bagi yang butuh inspirasi beasiswa.

Xyza Cruz Bacani dan Protret Kekerasan Terhadap PRT

“All dreams are valid! I’m one of the 2015 Magnum fellows! I’m going to see New York and finally get a formal education!” Tulis Bacani Januari lalu di laman Facebooknya yang kini diikuti lebih 20 ribu follower.

Mencuri Waktu, Berutang Kamera, dan Belajar Online

Bacani tumbuh di Nueva Vizcaya, Filipina, merupakan sulung dari tiga bersaudara. Ia pernah sekolah keperawatan sebelum berhenti untuk membiayai adik-adiknya. Saat berumur 18 tahun, perempuan tersebut ikut ibunya bekerja di Hong Kong sebagai PRT.

Setiap pagi, ia bangun pukul 05:30 untuk menyiapkan sarapan majikan lalu membersihkan rumah. Kalau cucu bosnya berkunjung, ia pun menjaga keenam anak tersebut.

Sebenarnya, ketertarikan Bacani terhadap fotografi sudah muncul sejak di Filipina, namun belum bisa memiliki kamera. Ia pun berutang pada bosnya untuk memberli Nikon D90. Kalau jadwal libur mingguannya tiba, kontributor Every Day Asia itu menyusuri jalanan Hong Kong dengan tangan yang siap memotret. Bacani juga bergabung di grup Facebook fotografer Filipina dan bertemu mentornya, Rick Rocamora.

Baca Juga :  Beasiswa Oxford S2 Pershing Square Foundation (Beasiswa Penuh) Deadline Januari 2018

Nasib Migran dalam Hitam Putih

Perempuan 28 tahun tersebut mengunjungi Bethune House Migrant Women’s Refuge, hunian PRT yang disiksa majikannya. Sejak itu, ia merasa berhak menyuarakan nasib mereka melalui foto hitam putih. Saat melamar beasiswa itu, para migran membantu Bacani memilih foto.

Dikutip dari CNN, “She is uniquely placed to tell the story of her community, that of migrant workers,” ungkap Sim Chi Yin yang merekomendasikan Bacani jadi pemenang Magnum Foundation Scholarship.

Kesuksesan yang Harus Dilanjutkan

“My parents cried. Having their eldest to reach a dream is a big deal for people like us who have nothing,” tutur Bacani lewat CNN.

Dengan beasiswa tersebut, ia mendapat pendidikan formal bidang fotografi di Tisch School of the Art, New York University, selama enam minggu. Program ini bertujuan untuk meningkatkan skill dan mendukung fotografi peduli sosial di negara peserta.

Namun, masa enam minggu tidak akan usai begitu saja bagi Bacani. Ia terus mengejar beasiswa agar bisa belajar lebih lama di New York.

Bagaimana dengan inspirasi beasiswa dari Darwanti, PRT Indonesia? Ikuti jejak langkahnya di Inspirasi Beasiswa: PRT Filipina dan Indonesia Dapat Beasiswa (2).


One thought on “Inspirasi Beasiswa: PRT Filipina dan Indonesia Dapat Beasiswa (1)

  1. Pingback: Inspirasi Beasiswa: PRT Filipina & Indonesia Dapat Beasiswa | IDBeasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *