Hati-Hati! Pengaruh Akun Media Sosial Terhadap Kesempatan Memperoleh Beasiswa

By | October 11, 2015

Facebook adalah akun public. Ya, begitu juga media sosial lainnya seperti Twitter, Instagram, Path, My Space, dan sebagainya. Kadang kita menganggapnya sebagai tempat ‘sampah’ yang bisa digunakan sesuka hati. Memang, tapi ada resiko di setiap tindakan termasuk mengurangi kesempatan diterima kerja atau memperoleh beasiswa. Ini kalau posting kita penuh dengan hal-hal negatif.

Akun sosial membentuk pandangan orang lain, dalam hal ini tim seleksi, terhadap diri pemiliknya. Peluang memperoleh beasiswa bakal lebih besar lagi dengan manajemen medsos yang baik. Dilansir dari StudentScholarshipSearch.com berikut pengaruh akun media sosial terhadap kesempatan memperoleh beasiswa.

Curriculum Vitae di Akun Medsos

Posting yang postif dapat meningkatkan kesempatan kamu untuk memperoleh beasiswa karena timeline dan album foto bertransformasi jadi curriculum viate. Jangan takut dianggap sombong dan pamer untuk mengunggah berbagai pencapaian kamu.

Upload saja foto sertifikat menang lomba, partisipasi di seminar, kegiatan sosial, sertifikat relawan, momen menerima piala, dan sebagainya. Tidak hanya foto, pasang juga status tentang aktivitas bermanfaat yang sedang dilakukan.

Intinya, tonjolkan pencapaian di jejaring sosial. Jika mengincar merit based scholarship (beasiswa prestasi), posting bisa membuktikan kredibilitas pelamar.

Notes dan Blog

Ada layanan notes dalam Facebook yang juga bepengaruh dalam personal branding. Manfaatkan sarana ini untuk menunjukkan kapasitas dalam memperoleh beasiswa. Selain itu, ada juga blog tempat mewartakan prestasi.

Sampel Karya

Sudah banyak media yang dapat dimanfaatkan, tinggal memaksimalkannya. Publikasikan beberapa contoh karya, khususnya seni, pada jejaring sosial. Namun, perhitungkan juga resiko pembajakan dan cara mengantisipasinya. Jangan sia-siakan Youtube, Soundcloud, Pinterest, dan lain-lain untuk sebuah karya seni.

Memanfaatkan Daftar Teman

Ada baiknya memperluas pertemanan, khususnya para alumnus beasiswa. Saat update status tentang mencari beasiswa, bisa saja mereka melihat posting itu. Siapa tahu kemudian menawarkan peluang atau pengalaman memperoleh beasiswa.

Baca Juga :  Beasiswa S2 di Italia, Joint Degree, dari Erasmus Mundus

Bersih-Bersih

Singkirkan sisi buruk di akun sosial seperti kejadian memalukan, foto tertidur dalam kelas atau kantor, dan sejenisnya. Kalau ingin menyimpannya sebagai kenangan, lebih baik di-private saja.

Website Khusus

Mudahkan orang lain untuk mencaritahu siapa diri kita. Buat website pribadi yang berisi berbagai kegiatan postifi, prestasi, karya, dan pencapaian lainnya.

Yang terpenting adalah, setting semuanya agar bisa dilihat publik. Bukankah percuma jikalau pengakses dibatasi.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *