Hati-Hati dengan Tanda Penipuan Beasiswa

Hati-Hati dengan Tanda Penipuan Beasiswa

Banyak orang yang ingin kuliah dengan beasiswa. Namun, keinginan kuat sering membuat buta. Mereka tidak lagi pikir panjang saat memperoleh jalan pintas, padahal itu hanyalah penipuan. Masih syukur kalau cuma jadi korban ‘harpan palsu’, tapi bagaimana jika uang jutaan ikut melayang?

Hati-hati dengan tanda penipuan beasiswa. Elizabeth Hoyt menuliskan scam dan tips menanganinya di fastweb.com. Berikut ulasan yang kami lansir dari laman tersebut.

Jaminan dalam Penipuan Beasiswa

Tidak ada program beasiswa resmi yang bisa menjamin Anda akan lolos seleksi. Para penipu seperti ini biasanya mengumbar janji-janji palsu. Ujung-ujungnya juga duit.

Tawaran yang Berarti Penipuan Beasiswa

Beasiswa ‘jadi-jadian’ malah datang sendiri kepada Anda, bukan dicari. Hati-hati jika suatu saat Anda menerima telepon, email, atau jalur kontak lainnya yang menawarkan beasiswa.

Pada program resmi, dana hanya akan diberikan setelah pelamar melakukan proses aplikasi. Penerimanya pun bukan sembarang orang tetapi mereka yang lolos seleksi.

Ada Pelicin dalam Penipuan Beasiswa

Sekecil apapun dana beasiswa yang diberikan, sebuah lembaga legal tidak akan meminta biaya. Acuhkan saja tawaran yang mengatakan Anda akan lolos jika membayar sejumlah uang pada proses aplikasi.

Tekanan Waktu

Jangan percaya dengan desakan lembaga beasiswa. Program resmi sudah dirancang sesuai dengan kebutuhan waktu pelamar dalam menyiapkan berbagai dokumen serta essay. Lembaga yang sah akan tetap berjalan sesuai deadline.

Meminta Informasi Pribadi

Jangan berikan kontak atau nomor penting seperti PIN ATM atau password akun. Penipuan beasiswa kerap menanyakan hal ini pada proses aplikasi.

Persyaratan yang Terlalu Mudah

Anda perlu waspada dengan program yang syaratnya tidak neko-neko. Beasiswa betulan biasanya menginginkan batas umur, batas kelulusan, nilai minimal, pengalaman kerja, prestasi, dan sebagainya. Ini karena program tersebut mencari orang yang paling pantas di antara sekian orang yang menginginkan bantuan studi.

Baca Juga :  4 Hal yang Harus Dihindari dalam Menulis Personal Statement

Jika Anda menemukan beasiswa semacam ini, Hoyt menyarankan untuk menelusuri siapa pemenang sebelumnya. Perhatikan juga testimoni yang terkesan dibuat-buat.

Don’t Call Us, We’ll Call You

Para penipu akan bersusah payah merangkul korban mereka, termasuk menghubungi secara langsung. Mafia ini membuat website beasiswa namun tidak mencantumkan kontak atau alamat yang jelas. Penyelenggara yang sah selalu menyediakan cara terbuka untuk berkomunikasi.

Ingat, mereka yang sudah menerima beasiswa sekalipun pernah jatuh bangun ditolak. Selain nilai dan prestasi yang bagus, mereka harus memperoleh rekomendasi dan bolak-balik merevisi essay. Nah, jika persyaratan beasiswa terlalu mudah, Anda wajib curiga.

 

 

 

Incoming search terms:

Tags: #beasiswa #kuliah ke luar negeri #penipuan beasiswa #tips beasiswa

author
Author: 
Penulis lepas genre fiksi & nonfiksi.
Beasiswa Konferensi Internasional APPAM di Belgia Deadline 28 Februari 2017
Rebut beasiswa konferensi internasional di Belgia yang
Alur Dan Informasi Seleksi Proposal Riset Inovatif Produktif (RISPRO) LPDP 2017
Alur Dan Informasi Seleksi Proposal Riset Inovatif Produktif (RISPRO) LPDP 2017
Seleksi Administratif Seleksi Substansi Melalui Desk Evaluasi
Cara Jadi Mahasiswa yang Banyak Bertanya di Kelas
Pernah kah kamu berharap jadi mahasiswa yang
6 Manfaat Jadi Mahasiswa yang Aktif Bertanya di Kelas
Apakah kita termasuk mahasiswa yang aktif bertanya
[mashshare]

Leave a reply "Hati-Hati dengan Tanda Penipuan Beasiswa"

Must read×

Top