Download Panduan Pendaftaran Beasiswa LPDP 2017 – 2018

By | March 11, 2017

Indonesia memiliki wilayah luas dengan karakteristik geografis dan sosiokultural yang heterogen. Oleh sebab itu, diperlukan kontribusi dari sumber daya berkualitas untuk menjadi katalisator perluasan dan percepatan pembangunan ekonomi negara ini.

Indonesia masih menghadapi masalah pembangunan yang belum merata di setiap wilayah. Salah satu sebabnya, sebaran SDM berpendidikan tinggi belum merata. Untuk memeratakan pembangunan, diperlukan upaya khusus untuk meningkatkan kualitas SDM di daerah perbatasan dan/atau tertinggal.

Perhatian khusus juga diberikan bagi putra-putri Indonesia yang telah berjasa mengharumkan nama bangsa dalam berbagai kompetisi ditingkat Internasional tetapi tidak mampu melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi, kelompok masyarakat berprestasi yang berasal dari keluarga miskin termasuk juga lulusan penerima Bidikmisi.

Untuk mengakomodasi kebutuhan tersebut, LPDP mengeluarkan kebijakan Beasiswa Afirmasi untuk kelompok masyarakat yang membutuhkan perlakuan khusus. Dengan adanya beasiswa afirmasi ini, diharapkan putra-putri terbaik dari kelompok masyarakat tersebut dapat mengikuti studi pada Program Magister atau Doktoral dalam beberapa bidang keilmuan, baik di perguruan tinggi dalam negeri maupun perguruan tinggi luar negeri.

 

Sasaran dari BPI Afirmasi
1. Masyarakat yang berasal dari daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal.
2. Masyarakat yang sedang mengabdikan diri pada institusi pemerintahan di daerah perbatasan dan/atau daerah tertinggal.
3. Alumni penerima beasiswa Bidikmisi.
4. Masyarakat berprestasi dari keluarga miskin.
5. Individu yang berprestasi dalam bidang Olimpiade Sains, Teknologi, Olah Raga dan Seni/ Budaya di tingkat Nasional maupun Internasional.

Jenis Program BPI Afirmasi
1. Program BPI Afirmasi terdiri atas
a. Magister, terdiri atas:
1. Program satu gelar (single degree) dengan lama studi maksimal 24 (dua puluh empat) bulan, dan
2. Program ganda (double degree) atau program gabungan (joint degree) pada 1 perguruan tinggi dalam negeri dengan lama studi maksimal 12 (dua belas) bulan dan 1 perguruan tinggi luar negeri dengan lama studi maksimal 12 (dua belas) bulan.
b. Doktoral, Program satu gelar (single degree) dengan lama studi maksimal 48 (empat puluh delapan) bulan.
2. Perguruan tinggi tujuan sesuai dengan daftar perguruan tinggi tujuan LPDP.
3. Penerima BPI Afirmasi memiliki kesempatan untuk memperoleh pengayaan bahasa berdasarkan ketentuan yang berlaku.

Baca Juga :  Daftar Universitas Tujuan Beasiswa LPDP

Pembiayaan
1. Komponen pembiayaan BPI Afirmasi terdiri atas:
a. Biaya Program Pengayaan Bahasa
b. Biaya Perkuliahan/Studi.
2. Biaya Program Pengayaaan sebagaimana dimaksud pada angka (1) huruf a yang meliputi:
a. Biaya Pendidikan terdiri atas:
1. Kursus dan ujian kemampuan berbahasa asing dengan durasi pelatihan 3 (tiga) bulan sampai maksimal 6 bulan;
2. Pelaksanaan Tes Potensi Akademik Bagi Peserta Tujuan Dalam Negeri;
b. Biaya Pendukung meliputi:
1. Transportasi keberangkatan dan kepulangan dari asal domisili ke perguruan tinggi mitra program pengayaan (satu kali per periode 3 bulan atau 6 bulan, at cost),
2. Hidup bulanan/living allowance (paket),
3. Ketentuan lebih lanjut mengenai Program Pengayaan, diatur dalam Peraturan Direktur Utama mengenai Program Pengayaan.
4. Biaya Perkuliahan/Studi sebagaimana dimaksud pada angka (1) huruf b mengikuti ketentuan di dalam Peraturan Direktur Utama mengenai Beasiswa Pendidikan Indonesia Magister dan Doktoral.

Persyaratan
Persyaratan umum Beasiswa Pendidikan Indonesia Afirmasi yaitu:
1. Warga Negara Indonesia;
2. Telah menyelesaikan studi program diploma empat (D4) atau sarjana (S1), atau program magister (S2) dari:
a. Perguruan tinggi dalam negeri yang telah terakreditasi oleh Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT),
b. Perguruan tinggi kedinasan dalam negeri, atau
c. Perguruan tinggi luar negeri yang telah terdaftar pada Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Riset Teknologi dan Pendidikan Tinggi Republik Indonesia.
3. Tidak sedang menempuh studi program magister atau doktoral.

4. Bukan lulusan program magister untuk pendaftar program magister dan bukan lulusan program doktoral untuk pendaftar program doktoral.
5. Memiliki karakter kepemimpinan, profesionalisme, nasionalisme, patriotisme, integritas, kepercayaan diri, kegigihan, kemandirian.
6. Berpartisipasi dalam kegiatan sosial kemasyarakatan/ keilmuan /inovasi/kreasi/budaya;
7. Bersedia menandatangani surat pernyataan sebagaimana format terlampir;
a. Setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia
b. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia
c. Bersedia kembali ke Indonesia setelah selesai studi;
d. Bersedia kembali ke daerah perbatasan dan/atau tertinggal bagi pendaftar dari daerah 3T dan pengabdian daerah 3T;
e. Tidak sedang menerima/akan menerima beasiswa dari sumber lain;
f. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar hukum, atau mengikuti organisasi yang bertentangan dengan ideologi Pancasila;
g. Tidak pernah, sedang, dan/atau akan terlibat dalam aktivitas/tindakan yang melanggar kode etik Akademik;
h. Selalu mengabdi untuk kepentingan Bangsa Indonesia;
i. Selalu setia kepada Negara Kesatuan Republik Indonesia;
j. Sanggup memenuhi ketentuan beasiswa yang ditetapkan LPDP;
k. Tidak mengajukan perpindahan dari Perguruan Tinggi dalam negeri ke Perguruan Tinggi luar Negeri jika mendaftar program beasiswa magister/doktoral di dalam negeri;
l. Menyampaikan data dan dokumen yang benar, sesuai aslinya, apabila ternyata tidak sah, bersedia menerima sanksi hukum yang berlaku dan dimasukkan ke dalam daftar hitam (blacklist) sebagai pendaftar LPDP.
8. Telah mendapatkan izin mengikuti seleksi dari unit yang membidangi Sumber Daya Manusia bagi yang sedang bekerja;
9. Memiliki surat keterangan berbadan sehat dan bebas dari narkoba dan untuk pendaftar tujuan ke luar negeri ditambah dengan keterangan bebas TBC yang dinyatakan oleh Rumah Sakit Pemerintah/Puskesmas/Klinik Pemerintah dengan masa berlaku paling lama 6 (enam) bulan sejak penutupan pendaftaran di setiap periode pendaftaran;
10. Telah mendapatkan rekomendasi dari tokoh masyarakat bagi yang belum/tidak sedang bekerja, atau rekomendasi dari atasan bagi yang sedang bekerja;
11. Memilih bidang keilmuan yang sesuai dengan ketentuan LPDP;

Baca Juga :  Pertanyaan Aneh Wawancara Beasiswa LPDP

12. Memilih program studi dan perguruan tinggi yang sesuai dengan ketentuan LPDP;
13. Menulis 2 (dua) essay (masing-masing 500 sampai 700 kata) dengan tema:
a. “Kontribusiku Bagi Indonesia: kontribusi yang telah, sedang dan akan saya lakukan untuk masyarakat/lembaga/ instansi/profesi komunitas saya”; dan
b. “Sukses Terbesar dalam Hidupku”;
14. Peserta memiliki dokumen resmi bukti penguasaan bahasa asing berupa sertifikat TOEFL ITP®, TOEFL iBT®, TOEIC®, TOAFL, atau IELTS™ yang masih berlaku atau bahasa asing lainnya yang ditentukan LPDP;
15. Sertifikat TOAFL pada angka 14, diperuntukkan bagi pendaftar dengan tujuan program studi dan/atau perguruan tinggi islam.
16. Ketentuan pada angka 14, dikecualikan bagi pendaftar yang menyelesaikan studi dari Perguruan Tinggi Luar Negeri dengan bahasa resmi Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) dengan kriteria sebagai berikut:
a. Bahasa Inggris untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Inggris sebagai bahasa resmi negara tersebut;
b. Bahasa Arab untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Arab sebagai bahasa resmi negara tersebut;
c. Bahasa Perancis hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Perancis;
d. Bahasa Rusia hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Rusia;
e. Bahasa Spanyol hanya untuk perguruan tinggi tujuan LPDP di negara Spanyol;
f. Bahasa Cina/Mandarin untuk semua perguruan tinggi tujuan LPDP di negara-negara dengan Bahasa Cina/Mandarin sebagai bahasa resmi negara tersebut;
17. Pendaftar yang memenuhi ketentuan pada huruf 16, wajib melampirkan duplikat/salinan ijazah sebagai pengganti persyaratan bahasa, dengan masa berlaku 2 (dua) tahun sejak ijazah diterbitkan.
18. Pendaftar program magister luar negeri yang negara tujuan studinya tidak berbasis Bahasa Inggris harus mengikuti persyaratan kemampuan bahasa yang berlaku di negara Perguruan Tinggi tujuan atau sesuai daftar persyaratan minimal kompetensi bahasa asing selain Bahasa Inggris sebagaimana terlampir.
19. Wajib menyelesaikan masa studi sesuai yang tertuang dalam LoA Unconditional dengan ketentuan sekurang-kurangnya 11 (sebelas)

Baca Juga :  Tips Lolos Seleksi Beasiswa LPDP 2016

bulan atau paling lama 24 (dua puluh empat) bulan untuk program magister atau paling lama 48 (empat puluh delapan) bulan untuk program doktoral.
20. Beasiswa hanya diperuntukkan untuk kelas reguler dan tidak diperuntukkkan untuk kelas-kelas berikut:
a. Kelas Malam;
b. Kelas Eksekutif;
c. Kelas Karyawan;
d. Kelas Jarak Jauh;
e. Kelas Akhir pekan (weekend);
f. Kelas yang diselenggarakan bukan di perguruan tinggi induk;
g. Kelas yang diselenggarakan di lebih dari 1 negara kecuali program joint dan double degree sesuai ketentuan LPDP;
21. Menyusun rencana studi berdasarkan silabus/kurikulum program studi tujuan.
22. Dimungkinkan bagi pendaftar yang ingin melanjutkan jenjang doktoral tanpa melalui program magister/magister terapan. Dibuktikan dengan surat tanda terima tanpa syarat pada Perguruan Tinggi (Letter of Acceptance (LoA) Unconditional) untuk program doktoral. Kemudian mendaftar diaplikasi pendaftaran LPDP untuk program doktoral.

Download Panduan Lengkap Beasiswa LPDP 2017 Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *