Deposit Visa untuk Kuliah di Jerman

By | January 22, 2017

Ada hal yang sering terlewatkan di benak kita saat bercita-cita kuliah di Jerman. Biaya tidak melulu soal pendidikan dan biaya hidup tapi juga yang lainnya termasuk deposit visa.

Ini lalu menentukan berapa banyak aset atau uang yang harus kita siapkan. Cukup kah beasiswa yang kita dapat? Harus mencari sumber dana lain? Dilansir dari Study in Germany, berikut gambaran sistem deposit visa untuk kuliah di Jerman.

Deposit Visa dan Ijin Tinggal

Untuk studi di Jerman, pelajar perlu dokumen yang disebut “Finanzierunsnaschweis” atau bukti sumber daya keuangan. Saat pengajuan visa di Kedutaan Jerman untuk Indonesia, dokumen ini akan diminta.

Bukti jaminan finansial tersebut juga diperlukan saat mengajukan ijin tinggal di jerman. Kebanyakan, pelamar perlu membuktikan mereka memiliki 8.700 Euro (sekitar Rp 123,4 juta) untuk ijin tinggal satu tahun.

Macam-Macam Jaminan Finansial

Ada banyak cara membuktikan jaminan keuangan, sebagai berikut.

  • Bukti slip gaji/sertifikat aset orang tua.
  • Seseorang yang memiliki ijin tinggal permanen di Jerman yang dapat menjamin kebutuhan finansial pelajar tersebut melalui Alien Registration Office.
  • Jaminan bank.
  • Jaminan beasiswa dari penyedia yang diakui.

Pastikan bentuk jaminan yang diperlukan sudah benar. Hal ini bisa ditanyakan pada Kedutaan Jerman di Indonesia.

Banyak pelajar internasional yang menggunakan block account. Dalam akun ini terdapat uang yang tidak bisa diambil sampai mereka tiba di Jerman. Jika sudah tiba di Jerman, pelajar tersebut dapat membuka akunnya dengan memenuhi berbagai berkas persyaratan.

Selamat berjuang, semoga sukses.

Baca Juga :  5 Sikap yang Salah Saat Wawancara Beasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *