Cara Mendapat Beasiswa ke Amerika

By | November 12, 2017

Banyak lho pendaftaran beasiswa ke Amerika Serikat yang sedang dibuka. USA adalah sarang kampus-kampus top dunia. Sebut saja Harvard, Stanford, Pricenton, Massachussets Institute of Technology, Columbia University, dan masih banyak lagi. Kualitas pendidikan dan lingkungan Amerika Serikat membuat banyak orang memimpikan pergi ke negara tersebut. Kembali ke topik, bagaimana cara mendapat beasiswa ke Amerika Serikat?

Tujuan Mendapat Beasiswa ke Amerika

Mencari beasiswa tidak harus soal kuliah kok. Maksudnya, tidak melalu soal kuliah S1, S2, S3, dan sebagainya. Bagi yang masih pelajar atau mahasiswa, bisa ikut program pertukaran ke Amerika.

Mahasiswa sarjana juga bisa ke Amerika dengan beasiswa visiting scholar. Bagi yang sudah lulus dan bekerja, ada banyak beasiswa pelatihan di Amerika yang tersedia.

Memilih Universitas dan Jurusan

Bagi yang ingin kuliah ke Amerika nih, harus tahu dulu universitas dan jurusan apa yang harus diambil. Bisa paralel atau sebidang dengan jurusan di sekolah menengah atau di program sarjananya. Bisa juga berbeda, tapi harus dipikirkan matang-matang supaya bisa menjawab dengan alasan yang jelas saat ditanya pada sesi wawancara.

Jangan juga asal pilih universitas dan jurusan yang penting beasiswanya pas. Pikirkan juga kualitas institusi pendidikan tersebut sampai ke program studinya. Peringkat perguruan tinggi bisa dicek lewat https://www.topuniversities.com/university-rankings.

Coba pakai https://www.studyusa.com/ untuk mencari universitas dan jurusan yang tepat di Amerika Serikat. Pengguna bisa menyaring informasi berdasarkan program studi, jurusan, dan lokasi. Setelah memilih item, akan muncul berbagai institusi pendidikan yang menawarkan bidang studi tersebut, plus profil singkatnya.

Cara Mendapat Beasiswa ke Amerika dengan Program yang Tepat

Cara mendapat beasiswa ke Amerika selanjutnya adalah mencari jenis beasiswa yang tepat. Ada banyak jenis beasiswa seperti:

  • Beasiswa dari lembaga pemerintah.
  • Beasiswa dari universitas.
  • Beasiswa dari yayasan atau lembaga swasta.
  • Beasiswa dari filantropis.
  • Beasiswa dari lomba.
Baca Juga :  Beasiswa S2 di Prancis, Emile-Boutmy Scholarship

Bentuknya pun macam-macam seperti scholarship, fellowship, dan assistantship. Scholarship adalah program beasiswa tanpa imbalan langsung tapi kadang penerimanya diminta mengabdi ke negara asal setelah lulus atau ada ikatan dinas.

Fellowship adalah program beasiswa dengan kontribusi langsung seperti penelitian, mengajar, dan magang. Assistantship terbagi menjadi research assistantship (asisten penelitian) dan teaching assistantship (asisten untuk proses mengajar), atau kombinasi keduanya. Mahasiswa akan mendapat gaji bulanan sebagai asisten dosen. Ada juga administrative assistantship, dimana, mahasiswa turut membantu pekerjaan administrasi jurusan atau fakultas untuk mendapat gaji atau potongan biaya studi.

Komponen yang dibiayai beasiswa juga macam-macam. Ada beasiswa penuh yang memberi biaya pendidikan, biaya hidup, biaya penerbangan, buku, penelitian, akomodasi, asuransi, dan lain-lain. Ada juga beasiswa parsial hanya berlaku pada sebagian dari komponen beasiswa penuh. Ada juga beasiswa berupa potongan biaya pendidikan.

Mengincar Beasiswa ke Amerika dari Jauh-Jauh Hari

Cari berbagai program beasiswa ke Amerika dari jauh-jauh hari dan cek persyaratan serta batas tanggal pendaftarannya (deadline). Ini supaya persiapan berkas bisa lebih matang. Beberap program yang bisa diincar:

Beasiswa Fulbright – AMINEF

Beasiswa ini adalah kerja sama dari pemerintah Indonesia dengan Amerika Serikat melalui lembaga American Indonesian Exchange Foundation (AMINET). Penerima beasiswa tersebut harus kembali ke Indonesia setelah mengikuti pendidikan di Amerika.

Ada banyak program yang bisa dilamar baik program gelar maupun nongelar. Tersedia beasiswa S2, S3, beasiswa penelitian, teaching assistant, macam-macam fellowship, dan beasiswa dosen. Beasiswa Fulbright merupakan beasiswa penuh.

Beasiswa Asia Development Bank

Asia Development Bank atau ADB menawarkan beasiswa penuh untuk studi ke berbagai negara termasuk Amerika Serikat. Program tersebut bekerja sama dengan berbagai perguruan tinggi (cek participating academic institutions – ADB).

Baca Juga :  4 Kesalahan Umum dalam Aplikasi Beasiswa

Beasiswa LPDP

Beasiswa dari Indonesia, oleh Indonesia, untuk Indonesia. Beasiswa Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) merupakan program Pemerintah Indonesia untuk mendukung studi generasinya baik di dalam maupun di luar negeri. Ada banyak sekali jenis program yang tersedia, berupa program gelar dan non-gelar. Komponen pembiayaannya mencakup keseluruhan (beasiswa penuh).

Daftar Beasiswa Bergengsi untuk Mahasiswa Internasional di USA

Ada cukup banyak pilihan beasiswa bergengsi yang disediakan lembaga lain maupun langsung dari peguruan tinggi di Amerika. Bentuknya berupa beasiswa penuh atau beasiswa parsial. Daftar dan penjelasan singkatnya lihat di http://www.scholars4dev.com/6499/scholarships-in-usa-for-international-students/ . Beberapa beasiswa tersebut dibuka setiap tahun.

Beasiswa Pertukaran Mahasiswa (GLOBAL UGRAD)

Salah satu beasiswa pertukaran mahasiswa ke Amerika yang banyak diminati ialah Global Undergraduate Exchange Program (GLOBAL UGRAD). Untuk tahun ini, pendaftarannya masih dibuka sampai tanggal 31 Desember 2017. Cek: Beasiswa Pertukaran Mahasiswa S1 dan D4 ke Amerika.

Beasiswa Non-Gelar

Ada banyak beasiswa non-gelar yang bisa dilamar oleh Warga Negara Indonesia. Programnya berupa beasiswa pelatihan profesional, pelatihan mahasiswa, dan pertukaran mahassiswa. Cek daftarnya di: http://idbeasiswa.com/?s=amerika.

Berkas Persyataran Beasiswa ke Amerika

Berikut ini dokumen persyaratan yang umumnya diminta:

  • Transkrip akademik.
  • Hasil tes TOEFL/IELTS (biasanya diminta hasil tes dari lembaga resmi internasional misalnya, https://www.ets.org/ untuk TOEFL.
  • Hasil tes GRE, GMAT, MCAT, DAT, LSAT, dan PCAT. Tidak semuanya meminta tes ini, tergantung jurusan apa yang diambil, silakan cek ke website beasiswa atau jurusan yang dipilih.
  • Statement of Purpose.
  • CV atau Resume.
  • Surat Rekomendasi (dari dosen atau atasan kerja, tergantung syarat beasiswa).

Proses Pendaftaran

Biasanya, proses pendaftaran beasiswa ke Amerika berbasis sistem online dari kampus, penyelenggara beasiswa, atau via email. Khusus, Fulbright, berkas pendaftaran dikirim via pos ke alamat AMINEF di Indonesia.

Baca Juga :  Deposit Visa untuk Kuliah di Jerman

Cari info cara mendaftar di situs beasiswa tersebut. Kalau hanya ada info singkat, coba cari di “Admission” atau “Prospective Student” atau website penyelenggara beasiswanya.

Proses pendaftaran ada yang terpisah dan tak terpisah. Terpisah maksudnya, pelamar harus mendaftar kuliah dulu ke kampus yang dipilih baru mengirim berkas pendaftaran khusus ke program beasiswa. Tak terpisah maksudnya, berkas pendaftaran kuliah dan beasiswa sama, serta dikirimkan ke alamat yang sama. Atau, calon mahasiswa yang kualifikasinya memenuhi syarat (dilihat dari berkas pendaftaran kuliah) akan otomatis dipertimbangkan sebagai penerima beasiswa.

Itu tadi cara mendapat beasiswa ke Amerika yang harus dipahami sebelum mengirim berkas. Semoga artikel ini bermanfaat dan mohon masukannya.


2 thoughts on “Cara Mendapat Beasiswa ke Amerika

  1. Agus widiyatmoko

    Bagaimana kalau umur 30 thnan masih bisa dapat apa tidak untuk s1 .ada apa tidak untuk hukum

    Reply
  2. Sunu Fitrawan

    Selamat sore

    Yang bertanda dibawah ini ;
    Nama : Sunu Fitrawan
    Tempt tgl lahir : Jakarta, 18-08-1981
    Usia : 36 tahun
    Agama : Islam
    Pendidikan terakhir : SMUN / IPS / SMUN 42 HALIM PERDANAKUSUMA
    Alamat : Jln.Jengki Cip.Asem
    Rt:001 / Rw:011 / No:16
    Kel.Kebon Pala / Kec.Makasar
    JAKARTA TIMUR 13650
    Dengan ini saya menyatakan diri tertarik dan ingin ikut serta dalam program BEASISWA 100% + BIYAYA HIDUP ke amerika serikat yang diselenggarakan oleh id.beasiswa.com . Dan untuk itu saya bersedia menjalani tes ujian seleksi masuk seta interview adanya.
    Demikian pernyataan ini saya buat dengan sebenar-benarnya.

    Hormat saya
    Sunu Fitrawan

    Reply

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *