Benarkah Kuliah Online Semudah yang Dikira

By | October 22, 2015

Kuliah Online sebenarnya tidak asing lagi bagi kita. Dari kuliah dalam hingga luar negeri bisa diraih dengan pembelajaran sistem internet. Konon, kuliah online terdengar mudah sehingga begitu juga kelulusannya. Namun, ternyata banyak yang salah paham. Ini jawaban bagi yang bertanya benarkah kuliah online semudah yang dikira?

Arti Kuliah Online

Pendek kata, kuliah online adalah studi setingkat diploma, sarjana, dan seterusnya via internet. Mahasiswa tidak perlu datang langsung ke kampus. Kedengarannya seperti sistem yang fleksibel.

Kuliah Online Tetap Ada Jadwal Ketat

Sejatinya, institusi pendidikan membuat jadwal yang ketat seperti kuliah pada umumnya, termasuk bertemu dengan dosen dan teman sekelas. Bedanya, tetap muka tersebut melalui video conference. Banyak yang mengartikan fleksibel dengan asal online padahal tetap ada syarat agar Anda dianggap masuk kuliah.

Harus Aktif Diskusi dalam Kuliah Online

Pada kelas ini ada sesi diskusi yang harus diikuti mahasiswa. Keaktifan dalam forum tentu diperhitungkan. Jadi, saat kelas sedang berlangsung, mahasiswa tidak bisa seenaknya meninggalkan laptop bicara sendiri.

Mahasiswa Tetap Harus Mengerjakan Tugas

Siapa saja yang kuliah online akan tetap dapat tugas. Ini berarti ada deadline pengumpulan yang harus dipenuhi. Mahasiswa juga dituntut diskusi kelompok.

Meski Kuliah Online, Tetap Harus ke Kampus

Umumnya, mahasiswa bertemu langsung dengan pengajar dua kali tiap semester. Ujian juga digelar via offline.

Jika mahasiswa tidak mengikuti jadwal dan ketentuan tersebut, penilaian bisa berkurang. Tidak menutup kemungkinan untuk drop out.

Kuncinya: Disiplin

Anda memang sibuk tapi tetap punya tanggung jawab hadir dalam kelas, mengerjakan tugas, dan ujian. Untuk ini, mahasiswa harus mengatur waktu. Kelebihan kuliah online hanya tatap muka mayoritas yang dilakukan di mana saja.

Baca Juga :  Tips Assistantship

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *