Beasiswa S2 Jurnalistik, Joint Degree, dari Erasmus Mundus

By | December 7, 2016

Kesempatan memperoleh beasiswa S2 Jurnalistik di berbagai universitas Eropa melalui program Erasmus Mundus atau yang kini disebut Erasmus+. Program Mundus Journalism menawarkan studi yang fokus pada pengembangan kemampuan analisis dan kritis dalam jurnalistik, media, serta globalisasi.

Mahasiswa program master Mundus Journalism akan tinggal setidaknya di dunia negara di Eropa. Pada tahun pertama, studi dilaksanakan di Denmar. Pada tahun kedua, mahasiswa berpindah ke universitas-universitas lainnya untuk mempelajari topik khusus, yaitu Perang dan Konflik di Swansea University, Bisnis dan Keuangan di City Universit of London, Media dan Politik di University of Amsterdam, atau Jurnalisme dan Media Lintas Budaya di University of Hamburg. Sembilan mahasiswa terpilih akan studi pada semster kedua, di University of Calinornia Berkeley, University of Technology Sydney, atau Pontificia Universidad Catolica de Chile. Informasi program studi selengkapnya di Two-year MA.

Nilai Beasiswa

Tersedia 15 beasiswa Erasmus Mundus kategori A untuk peserta dari negara non-EU. Nilai beasiswa S2 Jurnalistik ini maksimal 47.000 Euro untuk program studi dua tahun. Dana tersebut mencakup biaya kuliah, biaya perjalanan (tergantung lokasi negara asal), biaya hidup, dan asuransi.

Kriteria Penerimaan dan Seleksi Beasiswa

Beasiswa kategori tidak berlaku untuk peserta yang pernah tinggal, atau pernah studi, atau pernah bekerja selama 12 bulan di wilayah Uni Eropa, Islandia, Norwegia, atau Liechtenstein, dihitung mundur dari waktu pengajuan aplikasi. Beasiswa ini juga tidak berlaku bagi peserta yang telah menempuh pendidikan master selama dua tahun.

Proses pendaftaran beasiswa Erasmus Mundus pada program ini merupakan aplikasi tak terpisah, dimana, proses tersebut sama dengan pendaftaran ke Mundus Journalism. Untuk bisa diterima pada institusi pendidikan tersebut, peserta harus:

  • Telah lulus sarjana pada bidang studi yang berkaitan.
  • Jika jurusannya tidak berkaitan namun kualifikasinya dianggap relevan oleh pihak konsorsium, tetap bisa mendaftar.
  • Peserta yang belum lulus sarjan boleh mendaftar namun harus menyerahkan ijazah sebelum memulai studi bulan September.
  • Prioritas diberikan kepada peserta yang memiliki IPK di atas rata-rata kelasnya saat studi sarjana.
  • Memiliki skor IELTS Academic 7,0.
  • Memiliki pengalaman dalam jurnalistik minimal tiga bulan.
Baca Juga :  Beasiswa S2 di Belanda untuk Kedokteran dan Farmasi Deadline 1 Maret 2017

Kriteria seleksi penerimaan Mundus Journalism sekaligus Erasmus+ Scholarship:

  • Kemampuan akademik, yaitu pencapaian akademik sebelumnya, transkrip nilai, surat rekomendasi akademik, dan lain-lain.
  • Pengalaman jurnalistik, yaitu kualitas kerja, karir jurnalistik, dan surat rekomendasi jurnalistik.
  • Application Reflection yang diisi pada formulir pendaftaran. Penilaian meliputi relevansi riwayat akademik dan jurnalistik sebelumnya, serta rencana karir masa depan. Panitia tidak hanya menyeleksi konten tetapi juga kejelasan, kualitas, dan gaya penulisan.
  • Peserta yang superior dalam berbagai kriteria di atas akan dipertimbangkan sebagai penerima beasiswa Erasmus Mundus.

Proses Pendaftaran

Langkah-langkah yang perlu dilakukan peserta untuk mendaftar program ini:

1. Mengisi, mencetak, dan menandatangani formulir pendaftaran.

2. Menyiapkan berbagai dokumen:

  • Formulir pendaftaran
  • Ijazah pendidikan terakhir dalam bahasa Indonesia dan terjemahan resmi berbahasa Inggris.
  • Transkrip nilai (termasuk predikat kelulusan) dalam bahasa Indonesia dan terjemahan resmi berbahasa Inggris.
  • Bukti pengalaman kerja
  • Surat rekomendasi jurnalistik (dari tempat bekerja)
  • Tiga buah artikel hasil pekerjaan peserta (lebih disukai berbahasa Inggris). Cantumkan alamat website publikasi jika ada. Jika artikel tidak berbahasa Inggris, buat ringkasan dalam bahasa Inggris. Jika tidak memungkinkan dalam format PDF maka cantumkan link yang bisa dirujuk.
  • Sertifikat IELTS Academic, skor minimal 7,0 (bagi yang pernah studi di negara berbahasa Inggris mohon pelajari di sini).
  • Curriculum Vitae (maksimal 2 halaman) mencakup informasi skill serta pencapaian dan minat peserta di dalam dan di luar dunia akademik. Tampilkan daftar pengalaman, pencapaian, pendidikan, penghargaan, aktivitas sosial, olahraga, klub, minat, dan skill (seperti bahasa dan IT). Cek Europass CV.
  • Surat rekomendasi akademik minimal dua buah (misalnya dari dosen pembimbing, ketua jurusan, dll saat studi sarjana). Jika surat rekomendasi tidak dalam bahasa Inggris harus disertai dengan terjemahan resmi. Surat rekomendasi ini dapat dikirim bersamaan dengan aplikasi pendaftaran atau dikirim langsung oleh pemberi rekomendasi ke [email protected]
  • Kopian paspor
  • Surat keterangan kebutuhan khusus (penyakit khusus atau disabilitas)
Baca Juga :  Beasiswa S2 di Belanda dari Radboud University Deadline 1 Maret 2018

3. Menyatukan seluruh dokumen dalam format PDF (ukuran maksimal 10 MB)

4. Menamai file PDF tersebut dengan format:

Nama lengkap – pilihan pertama spesialisasi – kategori aplikasi

Contohnya: Saraswati – Hamburg – Category A

5. Mengisi registrasi online dan mengunggah file PDF tersebut di Registrasi Online.

6. Mengirim registrasi online dan dokumen persyaratan, paling lambat tanggal 10 Januari 2017 pukul 12.00 GMT.

Mohon pelajari informasi selengkapnya di Erasmus Mundus Journalism.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *