Beasiswa S2 Joint Degree Bidang Kimia, Erasmus Mundus

By | December 5, 2016

Bagi yang berminat dalam bidang Regulasi dan Inovasi Kimia, ada beasiswa S2 joint degree dari Erasmus Mundus atau yang kini disebut Erasmus+. Erasmus Mundus Master Course in Chemical Innovation and Regulation (EMMC – ChIR) menyediakan program MSc (Master of Science) dengan berbagai fasilitas dan pengetahuan dari sudut pandang sains, regulasi, dan ekonomi untuk manajemen resiko bidang kimia yang bertanggung jawab dan sesuai dengan berbagai peraturan bidang kimia di seluruh dunia. Terdapat lima spesifikasi bidang:

  • Design of chemical products
  • Industrial impelentation of chemical processes
  • Marketing of chemical substances and social perception of the risk of chemicals
  • Assessment regulation related to the use of chemicals

Sistem Kuliah

Mahasiswa akan menjalani program kelas selama satu tahun di universitas utama, program riset satu tahun di universitas negara Eropa lainnya. Riset juga bisa dilakukan di universitas mitra non-Uni Eropa seperti di Brazil, Cina, Amerika Serikat, India, Jepang, atau 20 institusi mitra lainnya.

Nilai Beasiswa

Nilai beasiswa S2 joint degree ini antara 35.000 sampai 49.000 Euro, tergantung dari negara asal peserta. Dukungan finansial tersebut mencakup:

  • Biaya kuliah pada kedua universitas
  • Biaya instalasi dan perjalan sebesar 7.000 Euro
  • Biaya hidup 1.000 per bulan untuk 24 bulan

Kriteria Penerimaan

Kriteria minimal untuk peserta EMMC-ChIR:

  • Latar belakang akademik yang kuat pada bidang studi yang berkaitan.

Peserta merupakan lulusan dari perguruan tinggi yang diakui (resmi), dan telah menyelesaikan perkuliahan yang setara dengan siklus ke-1 (Europan Credit Transfer and Accumulation System atau ECTS 180). Harap pelajari dulu konversi hasil perkuliahan di Indonesia ke dalam ECTS.

Pada jenjang sebelumnya, peserta harus berasal dari jurusan dimana kimia berperan penting. Misalnya, jurusan kimia, biologi, ilmu farmasi, biokimia, teknik lingkungan, teknik kimia, rekayasa pangan, analisis klinis, medis, dan lain-lain.

Baca Juga :  Beasiswa S2 di Swedia, IPOET Scholarship 2017
  • Memiliki kecakapan bahasa Inggris baik aktif maupun pasif (tulis). Hal tersebut dapat dibuktikan dengan skor salah satu tes:
  • Paper based TOEFL 575
  • Computer based TOEFL 232
  • Internet based TOEFL 94
  • IELTS 6,5
  • GCSE, AS Level, A Level
  • CPE, level 4 – 5
  • Oxford Higher Certificate, International Certificate Conference (ICC Stage 3 Technical). Jika pelamar tidak dapat menunjukkan hasil tes bahasa Inggris di atas, dapat mengikuti tes mandiri pada aplikasi online. Klasifikasi minimal pada seluruh program studi ialah B2. Kemampuan peserta kategori ini akan dikonfirmasi melalui wawancara.
  • Jaminan sumber daya finansial. Jika peserta tidak terpilih sebagai penerima beasiswa Erasmus Mundus atau lainnya, pihak universitas akan meminta jaminan finansial yang memastikan peserta mampu mendanai seluruh masa studinya.
  • Peserta yang melamar beasiswa Erasmus Mundus hanya bisa memilih tiga program joint degree.

Kriteria Seleksi

  • Kulifikasi akademik peserta: gelar sebelumnya, pendidikan pasca-sarjana/spesialis, publikasi ilmiah.
  • Kemampuan bahasa Inggris.
  • Potensi dan motivasi untuk mengukur keuntungan yang akan diperoleh peserta dari program master ini.
  • Relavansi, kecocokan profil peserta dengan program studi master yang dipilih. Pengalaman kerja sebelumnya juga akan dievaluasi.
  • Rekomendasi dari dua orang

Setiap kriteria di atas akan diberi nilai. Peserta yang memperoleh ranking teratas masuk ke dalam daftar utama. Beberapa kandidat terpilih bisa saja membatalkan beasiswa tersebut sehingga kesempatan akan beralih pada peserta yang masuk ke dalam daftar tunggu. Proporsi penerima beasiswa Erasmus Mundus akan seimbang, dalam arti, maksimal 2 penerima dari negara yang sama, dan tidak kurang dari 40% harus perempuan.

Proses Pendaftaran

Untuk mendaftar, peserta harus registrasi dulu di Online Application, EMMC – ChIR. Kemudian, peserta akan memperoleh email yang mengarahkan pengisian formulir.

Baca Juga :  Beasiswa S2 di Australia dari Dr. Abdul Kalam Postgraduate Scholarship

Jika ingin dipertimbangkan untuk beasiswa Erasmus Mundus, peserta harus mendaftar paling lambat tanggal 15 Januari 2017. Batas penerimaan rekomendasi 22 Januari 2017.

Formulir surat rekomendasi kemungkinan diberikan penyelenggara setelah peserta melakukan registrasi online. Karena itu, semakin cepat mendaftar maka semakin banyak waktu untuk mengurus rekomendasi.

Mohon pelajari informasi selengkapnya di EMMC-ChiRS.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *