Beasiswa S1 Mesir, Maroko, Sudan, dan Lebanon dari Kemenag Deadline 23 Mei 2017

By | May 18, 2017

Kementerian Agama (Kemenag) Republik Indonesia, melalui Direktorat Jenderal Pendidikan Islam membuka seleksi jalur mandiri dan beasiswa S1 Mesir, Maroko, Sudan, serta Lebanon. Program tersebut dibuka untuk lulusan MA/Pondok Pesantren/Sederajat yang berpotensi serta memiliki bakat dan minat yang kuat dalam pengembangan pendidikan agama Islam, dan pendidikan bahasa Arab. Agar bisa melanjutkan studi dengan kualitas yang memadai, Kemenag akan menguji kemampuan akademik, hafalan/bacaan Al-Qur’an, dan bahasa Arab para pendaftar.

Berkas Persyaratan

Bagi yang berminat mendaftar lewat jalur mandiri dan beasiswa S1 Mesir, Maroko, Sudan, serta Lebanon, berikut berkas-berkas yang harus disiapkan.

  • Mengisi pendaftaran online di www.diktis.kemenag.go.id, dan mengunduh bukti pendaftaran online (kartu peserta).
  • Pas foto berwarna ukuran 3 x 4 (2 lembar).
  • Legalisir ijazah MA/SMA/Pondok Pesantren/Muadalah/Kejar Paket C atau yang sederajat dari lembaga setempat. Umur ijazah maksimal 3 tahun, khusus untuk pendaftar ke Maroko, umur ijazah maksimal 1 tahun. Jika belum menerima ijazah, lampirkan Surat Keterangan Lulus.

Proses Pendaftaran

Pendaftaran dilakukan secara online lewat www.diktis.kemenag.go.id , sampai tanggal 23 Mei 2017. Berkas persyaratan hard copy harus dikumpulkan secara langsung ke lokasi pendaftaran sebelum pelaksanaan seleksi, yaitu tanggal 23 – 24 Mei 2017. Seleksi diselenggarakan  tanggal 25 Mei 2017 terdiri dari ujian tulis dan lisan. Tempat pelaksanaan seleksi:

  • UIN Syarif Hidayatullah Jakarta
  • UIN Sunan Kalijaga Yogyakarta
  • UIN Alauddin Makassar
  • UIN Raden Fatah Palembang
  • UIN Pekanbaru Riau
  • UIN Sumatera Utara Medan
  • UIN Ar Raniri Banda Aceh
  • UIN Antasari Banjarmasin
  • UIN Sunan Ampel Surabaya
  • UIN Sunan Gunung Djati Bandung
  • Pondok Pesantren Modern Darussalam Gontor

Materi ujian tulis seputar pemahaman bahasa Arab (teks, tata bahasa, dan Insya’), serta Pengetahuan Agama Islam, dilaksanakan dalam bahasa Arab. Ujian lisan dalam bahasa Arab, mencakup materi bahasa Arab (percakapan dan pemahaman teks), serta hafalan/bacaan Al-Qur’an minimal 2 Juz. Informasi selengkapnya lihat di website sumber: http://diktis.kemenag.go.id/.

Baca Juga :  Beasiswa S1 Online Scholarship Competition (OSC) 2015

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *