Beasiswa Kominfo untuk S2 Luar Negeri Deadline 28 Februari 2017

By | December 28, 2016

Segera daftar beasiswa Kominfo yang telah dibuka untuk tahun 2017. Kementerian Komunikasi dan Informatika memanggil Pemudi-pemuda terbaik tanah air untuk mengikuti seleksi beasiswa pendidikan S2 luar negeri bagi Aparatur Sipil Negara, TNI, POLRI, dan Karyawan/karyawati swasta yang bekerja di sektor Teknologi Informasi dan Komunikasi (dosen dan tenaga pengajar tidak diperkenankan mengikuti beasiswa ini).

Program Studi

Beasiswa Kominfo ini dibuka pada program studi berikut.

  • Ekonomi terkait e-commerce, e-business, digital economy;
  • Hukum terkait TIK (hukum siber, hukum IT, hukum telekomunikasi, dll);
  • Media dan Komunikasi, Komunikasi Bisnis Internasional, Animasi;
  • Kebijakan publik bidang TIK;
  • Ilmu Komputer, Teknologi Informasi, Manajemen Informasi, Sistem Informasi, Telematika, Keamanan Informasi; dan
  • Bidang studi lain yang menunjang pembangunan sektor TIK.

Beasiswa ini tidak diperuntukan bagi program studi Master of Business Administration (MBA) dan Kedokteran.

Cakupan dan Nilai Beasiswa

Kementerian Komunikasi dan Informatika akan menanggung tuition fee maksimal setara US$ 20.000 per tahun dan living expenses setara US$ 14.400 per tahun (US$1 = Rp 13.500).

Persyaratan

Pelamar beasiswa Kominfo untuk S2 luar negeri harus memenuhi persyaratn berikut.

  • Warga Negara Indonesia (WNI);
  • Berusia maksimal 37 tahun pada tanggal 31 Desember 2017;
  • Belum memiliki gelar S2 dan tidak sedang menerima beasiswa lain dan/atau sedang mengikuti program pendidikan S2 dari lembaga lain;
  • Mendapatkan izin pejabat yang berwenang;
  • Telah memiliki pengalaman kerja minimal 2 (dua) tahun;
  • Pelamar harus menunjukkan potensi menjadi pemimpin, pembuat keputusan, memiliki atribut personal, integritas, intelektual dan interpersonal yang mencerminkan potensi ini;
  • Akan kembali ke Indonesia setelah menyelesaikan pendidikan;
  • Diutamakan telah mendapatkan Unconditional Letter of Acceptance (LoA) dari salah satu perguruan tinggi yang termasuk dalam 300 universitas terbaik dunia;
  • Lulusan Sarjana (S1) dengan Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) minimal 3,0 (dari skala 4,0);
  • Memiliki nilai Tes Potensi Akademik (TPA) minimal 550;
  • Memiliki nilai TOEFL iBT minimal 79 atau TOEFL paper-based 570 atau IELTS 6.5; dan
  • Masa studi maksimal 2 (dua) tahun.
Baca Juga :  Beasiswa Penuh S2 di Australia dari Asian Development Bank - Japan Deadline 31 Oktober 2017

Syarat nomor 9 s.d 11 dikecualikan bagi mereka yang telah memiliki Unconditional LoA dari 300 universitas terbaik dunia. Beasiswa ini terbuka bagi penyandang disabilitas yang memenuhi persyaratan di atas.

Pendaftaran dilakukan secara online melalui beasiswaluarnegeri.kominfo.go.id Pendaftaran dibuka dari tanggal 13 Desember 2016 sampai dengan 28 Februari 2017.

Informasi selengkapnya lihat di beasiswaluarnegeri.kominfo.go.id.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *