Beasiswa Bappenas Linkage Australia untuk S2 Bagi PNS Deadline 10 Februari 2017

By | January 28, 2017

Selain beasiswa untuk S2 di dalam negeri, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) juga menyediakan beasiswa S2 ke luar negeri. Program ini tercakup dalam beasiswa Pusbindiklatren (Pusat Pembinaan, Pendidikan, dan Pelatihan Perencana) tahun anggaran 2017. Beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren) tersebut ialah salah satu wujud fungsi badan tersebut sebagai Instansi Pembina Jabatan Fungsional Perencana, serta sebagai Instansi Penyelenggara Diklat Perencanaan Pembangunan.

Beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren) Gelombang II menawarkan program Linkage Australia jenjang master. Dukungan finansial ini terbuka untuk:

  • Staf Perencana di Bappenas
  • Unit Perencanaan di Kementerian/Lembaga/Bappeda/nama lainnya
  • Unit Perencanaan di Dinas Teknis pada Pemerintah Provinsi/Kabupaten/Kota

Prioritas penerima beasiswa ini ialah:

  • Fungsional Perencana.
  • Perencana di Instansi Perencanaan atau yang bekerja di unit kerja yang memiliki tugas pokok dan fungsi di Bidang Perencanaan.
  • PNS lain yang direncanakan bekerja di instansi atau Unit Perencanaan.
  • Peserta yang berasal dari kawasan Indonesia Timur (Bali, Nusa Tenggara Barat, Nusa Tenggara Timur, Kalimantan Timur, Kalimantan Utara, Sulawesi Selatan, Sulawesi Tengah, Sulawesi Barat, Gorontalo, Sulawesi Utara, Sulawesi Tenggara, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat).

DETAIL PROGRAM STUDI

Beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren) Linkage Australia terbuka untuk Split-site Master Program tahun akademik 2017. Pada tahun pertama, studi akan diselenggarakan di Program Studi Perencanaan Pengembangan Wilayah atau Regional Planning, Pascasarjana Universitas Hasanuddin.

Pada tahun kedua, studi diselenggarakan di Program Master Ilmu Lingkungan atau Master of Environmental Science, Encironmental Protection di Griffith University, Australia. Sebelum berangkat ke Australia, beswan akan mengikuti program persiapan bahasa Inggris IALF.

PENDANAAN STUDI

Sumber dana untuk studi pada tahun pertama ialah Beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren), sedangkan pada tahun kedua menggunakan Australia Awards Scholarship, termasuk persiapan di IALF.

Baca Juga :  Beasiswa Tempo Institute Deadline 21 Januari 2017

SYARAT PESERTA

Syarat umum peserta beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren) sebagai berikut.

  • Peserta harus diusulkan oleh instansi asalnya lewat pejabat pengelola kepegawaian atau atasan langsung (minimal Esalon II). Pengusulan tersebut dibuktikan dengan Surat Usulan dengan menyebut nama-nama peserta yang diusulkan dan program beasiswa yang diminati.
  • Peserta tersebut belum pernah menempuh atau memperoleh gelar S2.
  • Peserta tersebut belum pernah mendaftar pada Gelombang I kecuali jika ingin mengubah pilihan dari Linkage/Reguler Jepang ke Linkage Australia.

Peserta yang diusulkan juga harus memenuhi syarat khusus sebagai berikut.

  • Pengusulan dari instansi minimal UKE II.
  • Unit Kerja di Perencanaan.
  • PNS 100% Golongan II A minimal 1 tahun
  • Pendidikan terakhir minimal S1. Bagi calon penerima beasiswa dari wilayah Nusa Tenggara Timur, Maluku, Maluku Utara, Papua, dan Papua Barat, batas minimal latar belakang pendidikan untuk melamar program S2 ialah DIV (D4).
  • Usia maksimal 37 tahun. Bagi peserta yang berasal dari daerah terpencil, tertinggal, dan terluar usia maksimal 42 tahun.
  • IPK minimal 2,75.

PROSES PENDAFTARAN

Untuk mendaftar sebagai calon penerima beasiswa Bappenas (Pusbindiklatren), tahapan prosesnya sebagai berikut.

  1. Melakukan proses registrasi di http://www.pusbindiklatren.bappenas.go.id.
  2. Setelah melakukan registrasi online, mengisi formulir pendaftaran (unduh).
  3. Mencetak formulir pendaftaran yang kemudian ditandatangani asli oleh peserta (calon penerima beasiswa) dan atasan langsung minimal Eselon II.
  4. Formulir pendaftaran harus diberi materai, bertanda-tangan asli, dengan persetujuan atasan langsung (minimal Eselon II).
  5. Melampirkan dokumen pendukung, terdiri dari:
  • Formulir Wawancara Tertulis (sudah diisi dan diberi tanda tangan asli) unduh di halaman ini.
  • Ijazah dan transkrip S1 (dilegalisir).
  • Fotokopi SK Pengangkatan PNS 100% golongan III/a atau SK pengangkatan terakhir (dilegalisir).
  • Khusus untuk Pejabat Fungsional Perencana melampirkan SK jabatan terakhir (dilegalisir).
  • Pernyataan Rencana Studi dalam bentuk esai, sesuai dengan format dari Bappenas terlampir di
Baca Juga :  Beasiswa Pemkot Surabaya untuk Lulusan SMA Sederajat Deadline 12 Juni 2017

Format berkas-berkas persyaratan dan pedoman beasiswa ini lihat di Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas 2017.PDF.

Seluruh dokumen persyaratan tersebut dikirim secara langsung atau lewat POS kilat ke alamat:

Pusbindiklatren Bappenas (Beasiswa Diklat Gelar)

Jalan Proklamasi No.70

Jakarta Pusat 10320

Seluruh dokumen harus diterima panitia selambat-lambatanya 10 Februari 2017. Pengiriman lewat fax dan email TIDAK AKAN DITERIMA.

Catatan:

Informasi di Idbeasiswa hanya RINGKASAN. Mohon pelajari selengkapnya di Beasiswa Pusbindiklatren Bappenas 2017.PDF.

Kontak dan penyedia resmi informasi beasiswa ini: Penerimaan Beasiswa Gelar Pusbindiklatren Tahun 2017 Gelombang II.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *