Apa Perlu Menerjemahkan Ijazah untuk Beasiswa Luar Negeri?

By | December 15, 2015

Beasiswa luar negeri mensyaratkan seluruh aplikasi berbahasa Inggris. Namun, apakah termasuk ijazah? Ini karena tanda kelulusan tersebut dari sono-nya memang pakai bahasa Indonesia. Jawabannya: tergantung kasus.

Begitulah tanggapan Achmad Mardiansyah di blog pribadinya, saat mendapat pertanyaan “Kalau ijazah apa perlu diterjemahkan?”. Berdasar pengalamannya dalam dunia beasiswa, tidak semua kelengkapan aplikasi perlu diterjemahkan.

Istilah “Certificate

Barangkali ada yang berpikir, sertifikat apakah ini? Tanah, rumah, sertifikat keahlian, dan lain-lain? Maksudnya adalah Ijazah. Cek lagi istilah-istilah berkas beasiswa luar negeri.

Perbedaan Ijazah dan Transkrip Akademik

Dalam bahasa Inggris, transkrip akademik adalah academic transcript. Dokumen ini berisi rincian nilai setiap mata kuliah dan keterangan lainnya. Ijazah adalah keterangan bahwa yang bersangkutan telah lulus sarjana.

Legalisir alias Certified Copy

Certified copy adalah fotokopi ijazah yang telah dilegalisir (ada stempel institusi pendidikan terkait). Untuk melamar beasiswa luar negeri dan dalam negeri, pastikan fotokopi ini terbaca jelas, tidak kotor, dan rapi. Penampilan berkas adalah indikasi kepribadian pelamar bagi tim seleksi.

Untuk Terjemahan Izajah, Pastikan Dulu

Jadi, apa perlu ijazah diterjemahkan untuk melamar beasiswa luar negeri? Cari dulu di persyaratan beasiswa tersebut atau tanyakan pada pihak penyelenggara.

Jika dijawab “no need for translation” maka sah saja ijazah tetap dalam bahasa Indonesia atau dalam bahasa negara tempat Anda studi sebelumnya. Kalau mereka menjawab perlu ditranslate maka turutilah dan sesuaikan dalam bahasa apa yang mereka minta.

Pakailah Jasa Penerjemah Ahli

Kadang kita berpikir bisa menerjemahkan sendiri toh orang yang diterima beasiswa berarti bisa bahasa Inggris atau mengandalkan Google Translate. Cara ini bakal lebih murah tapi sebaiknya jangan.

Baca Juga :  Kriteria Penilaian Beasiswa LPDP Terbongkar

Umumnya, penyelenggara beasiswa tidak membolehkan penerjemahan dengan cara tersebut. Beberapa institusi pendidikan punya daftar penerjemah ahli yang jasanya bisa Anda gunakan. Ahli ini disebut penerjemah tersumpah atau swom translator. Ada pula penerjemah bersertifikat atau certified translator.

Caranya?

Kontak penerjemah tersumpah pada penyedia resmi seperti institusi pendidikan. Menggunakan jasa ahli tersebut memang perlu biaya namun hasilnya valid.


Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *