Alasan Kuliah di Luar Negeri yang Salah

By | November 20, 2015

Alasan kuliah di luar negeri memang harus ditemukan dulu sebelum menelusuri kampus, jurusan, tempat tinggal, dan sebagainya. Nampaknya ini akan menentukan apakah seseorang sanggup menjalani kehidupan dan atmosfir kuliah di luar negeri. Alasan yang tepat dan meyakinkan juga membantu fokus studi karena pada umumnya biaya yang diperlukan tidak sedikit.

Beruntunglah yang telah menemukan alasan tepat tapi ada saja yang tidak menyadari pikiran salahnya. Stacie Nevadomski Berdan dan dua rekan lainnya menyempaikan alasan kuliah di luar negeri yang salah. Hal tersebut dijelaskan dalam ebook A Student Guide to Study Abroad.

Jika ingin melarikan diri dari stres atau tekanan studi maka alasan kuliah di luar negeri adalah salah. Tujuan ini hampir sama dengan ingin kuliah di luar negeri karena jalan-jalan (traveling). Berwisata memang perlu dilakukan untuk relaks sejenak dari tekanan studi tapi jangan jadikan fokus. Keinginan terus jalan-jalan akan menambah biaya. Akan lebih murah jika dilakukan sesekali, di luar jadwal kuliah, dengan manajemen waktu dan keuangan yang pas.

Stacie dkk menjelaskan, kuliah di luar negeri menawarkan studi bersama profesor dengan sistem pendidikan yang berbeda dengan negara Anda. Keputusan untuk kuliah di luar negeri adalah keputusan duduk di sistem kelas yang berbeda dan menggunakan bahasa asing (selain bahasa ibu). Sistem ini juga menuntut interaksi antar-pelajar yang datang dari berbagai negara.

Kuliah di luar negeri akan membawa Anda pada iklim studi yang tinggi, bukan sekedar traveling. Ini berarti, kuliah di luar negeri adalah sebuah tantangan yang akan menjadi reward bagi penakluknya.

Baca Juga :  Dapatkan Beasiswa S2 Manajemen Olahraga di Korea

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *