7 Kesalahan CV yang Membuat Lamaran Beasiswa Ditolak

By | November 30, 2015

Kesalahan CV (curriculum vitae) berasal dari pribadi pelamar. Hanya melihat ‘tampang’ berkasnya, tim seleksi bisa menolak pelamar. Jika seseorang gigih dan menganggap serius segala sesuatu, akan terlihat dari tampilan berkasnya.

Serambi Indonesia mengutip catatan Saifuddin Bantasyam, Direktur Pusat Studi Perdamaian dan Resolusi Konflik Universitas Syiah Kuala Darussalam Banda Aceh. Beliau mengungkapkan pengalamannya sebagai tim seleksi beasiswa ke Jepang. Berikut kami lansir kesalahan CV yang membuat lamaran beasiswa ditolak.

  1. Cara penulisan CV yang tidak menarik untuk dilihat.
  2. Foto di CV seadanya saja. Pada tips lain, foto yang tidak up to date juga bisa membuat lamaran gagal.
  3. Kesalahan ejaan dalam penulisan.
  4. Pengetikan yang kurang rapi.
  5. Informasi dalam CV tidak lengkap, misalnya:
    • Kegiatan seminar ditulis hanya bulan dan tahunnya, tanpa tanggal dan hari.
    • Tidak menyebut tempat pelaksanaan seminar.
    • Tidak menyebut posisi dalam seminar sebagai presenter, peserta, atau lainnya.
  6. Kesalahan grammar atau spelling untuk CV berbahasa asing.
  7. Tidak ada informasi seminar, workshop, symposium, atau organisasi karena pelamar memang tidak pernah mengikutinya.

Saifudin Bantasyam menyarankan agar ikut berbagai kegiatan di dalam dan luar kampus sejak kuliah. Tim seleksi lebih mengutamakan pelamar yang aktif daripada yang tidak pernah berorganisasi. Ikuti juga pelatihan dan seminar-seminar. Kalau berat soal biaya, masih banyak kegiatan gratis yang menambah nilai plus CV pelamar.

Baca Juga :  Cara Mendapat Beasiswa yang Belum Banyak Diketahui Orang

One thought on “7 Kesalahan CV yang Membuat Lamaran Beasiswa Ditolak

  1. Pingback: 5 Sikap yang Salah Saat Wawancara Beasiswa | IDBeasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *