6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Esai Beasiswa

By | October 13, 2015

Membuat esai beasiswa kadang jadi momok bagi pelamar. Pasalnya, tulisan tersebut adalah poin penting yang menentukan keputusan tim seleksi. Meski ada juga beasiswa yang tidak mensyaratkan esai, mayoritas program dana pendidikan menginginkannya.

Membuat esai beasiswa perlu teknik khusus dari mereka yang sudah berpengalaman. Esai beasiswa harus berbicara pada komite tentang siapa pelamar dan bagaimana ia pantas menerima bantuan finansial tersebut. Untuk itu, berikut 6 hal yang harus diperhatikan saat membuat esai beasiswa.

Cek Dulu Instruksi sebelum Membuat Esai Beasiswa

Pastikan pelamar paham ketentuan dan mengikutinya saat membuat esai beasiswa. Umumnya, ada batasan jumlah kata dan tema. Keluar dari aturan ini memastikan aplikasi pelamar ditolak.

Sebelum Membuat Esai Beasiswa, Pikirkan Dulu Siapa yang Bakal Membacanya

Siapa sasaran esai beasiswa pelamar? Pastinya, tim penyeleksi. Namun, pelamar tentunya tidak kenal dengan mereka. Simpelnya, sama seperti si pelamar, tim tersebut juga manusia yang memiliki harapan, tujuan, impian, dan passion. Manfaatkan berbagai aspek ini untuk menunjukkan siapa pelamar dalam esai beasiswa. Buat mereka terngiang-ngiang.

Membuat Esai Beasiswa yang Terkonsep

Para juri tidak punya waktu untuk tulisan yang bertele-tele apalagi tidak jelas tujuannya. Karena itu, pastikan esai beasiswa terkonsep dengan menentukan tema atau topik terlebih dahulu. Banyak juga beasiswa yang menentukan tema esai dan pelamar harus mengikutinya.

Pilihlah topik yang Anda ketahui dan begitu berhasrat (passion) tentangnya. Tentukan tujuan tentang hal apa yang ingin Anda tunjukkan pada tim seleksi. Apakah intelegensi, dedikasi, skill, dan lain sebagainya.

Buatlah kerangka karangan dari judul, kepala, badan tulisan, hingga kesimpulan. Catat poin apa saja yang ingin disampaikan dalam setiap bagian esai. Ingat selalu tujuan Anda.

Baca Juga :  Trik Mengumpulkan Uang untuk Buku Kuliah

Dengan begitu, esai beasiswa jadi terarah dan tim juri mudah tahu maksud yang ingin disampaikan pelamar. Mereka pun merasa perlu membaca esai Anda sampai habis.

Komitmen Jujur Saat Membuat Esai Beasiswa

Esai beasiswa adalah sesuatu yang menunjukkan siapa diri Anda, yang ingin diketahui tim seleksi. Mereka akan menilai kapasitas Anda dari sini. Karenanya, jelaskan dengan jujur sejauh mana pencapaian Anda. Jangan menulis sesuatu yang belum pernah Anda raih. Semua itu juga harus berhubungan dengan topik esai beasiswa.

Pikirkan Sisi Unik sebelum Membuat Esai Beasiswa

Akan ada banyak pesaing yang memiliki latar belakang atau pengalaman kerja yang sama dengan Anda. Tugas pelamar adalah mencari kelebihan dirinya dari pelamar lain. Apa yang membedakan ia dengan pesaing sehingga lebih pantas menerima beasiswa.

Untuk tahu hal ini, diskusikan dengan kerabat, guru, dosen, profesor, atau orang lain yang mengenal kekuatan dan kelemahan Anda. Konsultasikan juga pada orang yang pernah memperoleh beasiswa tentang cara mengetahui potensi diri Anda.

Pilihlah Kata-Kata yang Baik

Setelah menulis esai beasiswa, pastikan kata-kata Anda tepat sasaran. Gaya bahasa bisa memberi kesan pada tim juri. Tentukan pilihan kata dan intonasi dengan bijak. Kesalahan spelling dan grammar bisa fatal. Karenanya, cek kembali.

Pastikan juga deskripsi Anda cukup menarik untuk sebuah esai beasiswa. Mintalah orang lain membacanya dan cari kritik. Lebih baik lagi jika esai Anda dievaluasi oleh orang yang sudah berpengalaman dalam menerima beasiswa.


2 thoughts on “6 Hal yang Harus Diperhatikan Saat Membuat Esai Beasiswa

  1. Pingback: 5 Keuntungan Mendapat Beasiswa dari Studi Hingga Kerja | IDBeasiswa

  2. Pingback: Motivation Statement Tidak Perlu Muluk, Caranya? | IDBeasiswa

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *