10 Tips Lolos Seleksi Beasiswa

By | September 27, 2015

Mendapat beasiswa memang jadi impian mereka yang ingin melanjutkan studi. Selain dapat bantuan dana, ada nilai gengsi jika kuliah dengan program ini. Namun, tidak sembarang orang memperolehnya. Sokongan finansial hanya diberikan pada mereka yang terpilih.

Ahli dari Institute of International Education of Brazil, Latin American Scholarship Program of American Universities, dan World Wildlife Fund (WWF) mengungkapkan 10 tips lolos seleksi beasiswa. Tips ini merupakan hasil dari pengalaman bertahun-tahun sebagai tim beasiswa internasional. Berikut ulasannya yang kami lansir dari laman WWF.

Rencanakan Dulu Lamaran Beasiswa

Siapkan kalender, tandai tanggal-tanggal deadline dari berbagai program beasiswa. Persiapannya seringkali memakan waktu lama. Ini karena dibutuhkan informasi yang banyak dan panjangnya prosedur memperoleh dokumen. Perlu satu bulan bahkan lebih untuk melakukan persiapan yang matang.

Jangan Hanya Bergantung pada Satu Beasiswa

Lamarlah sebanyak mungkin program yang bisa Anda penuhi persyaratannya. Semakin banyak, tentu semakin membuka peluang untuk memperoleh sokongan dana studi. Sudah banyak website yang menyediakan daftar beasiswa.

Baca Dulu Semua Instruksi Beasiswa

Hanya mereka yang mengikuti instruksi dengan benar yang akan lolos seleksi. Pahami pertanyaan-pertanyaan yang harus dijawab. Penting untuk menghindari pengulangan jawaban pada bagian aplikasi yang berbeda.

Pastikan Anda Memenuhi Syarat

Baca persyaratan dengan seksama. Pastikan Anda tidak melebihi batas umur, memiliki kewarganegaraan yang sesuai, dan lain-lain. Lihat juga sasaran bidang studinya. Ini penting agar tidak membuang waktu Anda dan pemberi rekomendasi.

Trik Menghadapi Penyeleksi

Ketahui siapa yang akan menyeleksi lamaran Anda. Sesuaikan aplikasi dengan kepentingan penyelenggara. Jadikan aplikasi Anda merepresentasikan tujuan yang sama dengan tujuan pemberian beasiswa. Beberapa program dibuat untuk mendukung anak negeri yang ingin membangun negaranya.

Baca Juga :  Beasiswa S1 di Kanada dari University of Toronto Deadline 30 November 2017

Essay adalah image Anda di hadapan juri. Biasanya, tim seleksi beasiswa untuk bidang spesifik terdiri dari para ahli dalam disiplin ilmu tersebut. Mereka akan terkesan dengan pengetahuan mendalam terkait bidang yang dituju. Jangan menulis sesuatu yang mudah bagi mereka.

Beda halnya jika program beasiswa ditujukan untuk berbagai bidang studi. Tim penyeleksi mungkin bukan ahlinya. Dalam essay, Anda harus menunjukkan pentingnya bidang studi Anda.

Ketahui Kompetitor

Jika telah membaca ketentuan, Anda akan tahu pesaing akan datang dari mana saja, apakah dari dalam atau juga luar negeri. Juga, apakah kompetitor berkapasitas dalam bidang studi lainnya? Untuk menghadapi hal ini, aplikasi harus menunjukkan Anda memiliki keunikan dan lebih baik dari yang lainnya.

Tunjukkan Kekuatan dan Jelaskan Kelemahan Anda

Tuturkan saja tentang diri dan pencapaian Anda. Bantulah tim penyeleksi untuk mengetahui siapa Anda, sedang belajar dalam bidang apa, dan apa tujuan masa depan Anda. Namun, jelaskan pula kelemahan Anda seperti nilai atau pengalaman yang kurang.

Jelas dan Konsisten

Usahakan tidak melebihi jumlah kata atau kolom jawaban yang tersedia. Cobalah menulis dengan jumlah minimal yang diperbolehkan. Ini karena banyaknya aplikasi yang harus dibaca penyeleksi. Mereka tidak menyediakan banyak waktu untuk essay yang terlalu panjang.

Mintalah masukan dari kerabat atau mereka yang sudah berpengalaman. Essay berbahasa asing perlu koreksi dari kolega yang sudah mahir, lebih bagus lagi dari native speaker. Sebagai langkah awal, cek spelling dan grammar tulisan Anda menggunakan software atau aplikasi bahasa.

Cek Lagi Budget Anda

Beberapa beasiswa menanyakan biaya pendidikan yang Anda butuhkan. Pastikan anggaran tersebut realistis dan sesuai dengan item pembiayaan yang disediakan penyelenggara. Jelaskan juga apabila Anda memperoleh bantuan dari program lainnya. Cek lagi perhitungan dana agar tidak melebihi kapasitas yang diberikan.

Baca Juga :  3 Beasiswa S2 Asia yang Masih Buka Pendaftaran

Mintalah Rekomendasi dari Orang yang Benar-Benar Mengenal Anda

Rekomendasi ialah surat sakti dalam melamar beasiswa. Sebaiknya, dokumen ini diberikan oleh orang yang tahu kemampuan dan sisi unik Anda. Professor atau supervisor kerja yang mengenal Anda lebih dipertimbangkan daripada public figure yang tidak memahami tujuan studi Anda. Rekomendasi seharusnya juga berasal dari pihak yang familiar dengan program beasiswa terkait. Dan, jangan pernah terburu-buru dalam menyiapkan yang satu ini.


5 thoughts on “10 Tips Lolos Seleksi Beasiswa

  1. Pingback: Tips Menghubungi Supervisor atau Calon Pembimbing | IDBeasiswa

  2. Pingback: Mitos dan Fakta Beasiswa LPDP - Part 1 | IDBeasiswa

  3. Pingback: 12 Etika Penting Saat Meminta Surat Rekomendasi - IDBeasiswa

  4. Pingback: 9 Kriteria Pemberi Surat Rekomendasi yang Ampuh - IDBeasiswa

  5. Pingback: cara menulis motivation letter | Erwin Prasetya

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *